
Jakarta — National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Provinsi DKI Jakarta kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Kejuaraan Taekwondo Pancasila Cup 2026 yang diselenggarakan pada 16 Mei 2026 di GOR Ciracas, Jakarta Timur. Pada kejuaraan tersebut, tim Para Taekwondo NPCI DKI Jakarta berhasil menunjukkan performa terbaik dan membawa pulang sejumlah medali dari berbagai kelas pertandingan.
Kejuaraan Taekwondo Pancasila Cup merupakan ajang kompetisi nasional yang diikuti atlet-atlet dari berbagai provinsi di Indonesia. Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan, pengembangan prestasi, sekaligus evaluasi kemampuan atlet para taekwondo dalam menghadapi kompetisi yang lebih tinggi di tingkat nasional maupun internasional.
NPCI DKI Jakarta menurunkan 10 atlet terbaik pada kategori Senior kelas K44, baik putra maupun putri. Dari total pertandingan yang diikuti, kontingen NPCI DKI Jakarta berhasil meraih total 7 medali yang terdiri dari 1 medali emas, 4 medali perak, dan 2 medali perunggu. Dengan capaian tersebut, NPCI DKI Jakarta berhasil menduduki peringkat ketiga dari total sembilan provinsi peserta pada kejuaraan tersebut.
Adapun atlet peraih medali dari NPCI DKI Jakarta yaitu:
Peraih Medali Emas
- Tawakal — Kelas Under 80 Kg Putra K44
Peraih Medali Perak
- Subri — Kelas Under 63 Kg Putra K44
- Muhammad Syafiq Azzahry — Kelas Under 70 Kg Putra K44
- Inten Sari Herlina Watin — Kelas Under 57 Kg Putri K44
- Sabrina Nadya Octaviani — Kelas Over 65 Kg Putri K44
Peraih Medali Perunggu
- Taufik Abd Rajak — Kelas Under 58 Kg Putra K44
- Muhammad Ilham Kusriyantoro — Kelas Under 70 Kg Putra K44
Keikutsertaan NPCI DKI Jakarta dalam Kejuaraan Taekwondo Pancasila Cup 2026 menjadi bagian dari program pembinaan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas dan jam terbang atlet disabilitas, khususnya cabang olahraga para taekwondo. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat mental bertanding, sportivitas, serta semangat juang atlet dalam meraih prestasi.

NPCI DKI Jakarta berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi berbagai ajang olahraga disabilitas mendatang, termasuk menuju Pekan Paralimpiade Nasional (PEPARNAS) 2028.

